Manajemen Dalam Perspektif Islam

Manajemen Dalam Perspektif Islam
Share

Manajemen Dalam Perspektif Islam – Dalam pemikiran ajaran Islam, seluruh suatu wajib dicoba secara apik, benar, tertib, serta tertib. proses- prosesnya wajib diiringi dengan baik. Suatu tidak boleh dicoba secara asal- asalan. Perihal ini ialah prinsip utama dalam ajaran Islam.

Rasulullah saw. bersabda dalam suatu Hadis yang diriwayatkan Imam Thabrani (Jalaluddin Abd’ ar- Rahman, tt: 122);“ Sebetulnya Allah sangat menyayangi orang yang bila melaksanakan suatu pekerjaan, dicoba secara Itqan (pas, terencana, jelas serta tuntas)”.( H. R Thabrani)

Arah pekerjaan yang jelas, landasan yang mantap, serta cara- cara mendapatkannya yang transparan ialah ama perbuatan yang dicintai Allah swt.. Sesungguhnya, manajemen dalam mengendalikan seluruh suatu supaya dicoba dengan baik, pas, serta tuntas ialah perihal yang disyariatkan dalam ajaran Islam( Hafiduddin& Hendri, 2003: 22).

Demikian pula dalam Hadis riwayat Imam Muslim dari Abi Ya’ la( Yahya Ibn Syarifuddin, Tt: Hadits ke 17), Rasulullah saw. bersabda:“ Allah swt. Mengharuskan kepada kita buat berlaku ihsan dalam seluruh suatu”( H. R Muslim)

Kata ihsan bermakna‘ melaksanakan suatu secara optimal serta maksimal’. Tidak boleh seseorang Muslim melaksanakan suatu tanpa perencanaan, tanpa terdapatnya pemikiran, serta tanpa terdapatnya riset, kecuali suatu yang sifatnya emergency. Hendak namun, pada biasanya dari perihal yang kecil sampai perihal yang besar, wajib dicoba secara ihsan, secara maksimal, secara baik, benar serta tuntas( Hafiduddin& Hendri, 2003: 2).

Manajemen Dalam Perspektif Islam

Demikian pula kala kita melaksanakan suatu itu dengan benar, baik, terencana, serta terorganisasi dengan apik, hingga kita hendak bebas dari keragu- raguan dalam memutuskan suatu ataupun dalam mengerjakan suatu. Kita tidak boleh melaksanakan suatu yang didasarkan pada keragu- raguan. Suatu yang didasarkan pada keragu- raguan umumnya hendak melahirkan hasil yang tidak maksimal serta bisa jadi kesimpulannya tidak berguna. Oleh sebab itu, dalam Hadis riwayat Imam Tirmidzi serta Nasa’ i, Rasulullah saw. bersabda:“ Tinggalkan oleh engkau perbuatan yang meragukan, mengarah perbuatan yang tidak meragukan”( H. R. Tirmidzi serta Nasa’ i).

Proses- proses manajemen pada dasarnya merupakan perencanaan seluruh suatu secara mantap buat melahirkan kepercayaan yang berakibat pada melaksanakan sesutu dengan ketentuan dan mempunyai khasiat( Hafiduddin& Hendri, 2003: 3). Dalam hadis riwayat Tirmidzi dari Abi Hurairah Rasulullah saw. bersabda:“ Diantara baiknya, indahnya ke- Islaman seseorang merupakan yang senantiasa meninggalkan perbuatan yang tidak terdapat khasiatnya”.( H. R. Tirmidzi).

Perbuatan yang tidak terdapat khasiatnya merupakan sama dengan perbuatan yang tidak sempat direncankan. Bila perbuatan itu tidak sempat direncanakan, hingga tidak tercantum dalam jenis manajemen yang baik.

MANAJEMEN Era RASULULLAH SAW.

Sesungguhnya, semenjak dini, Islam sudah mendesak umatnya buat mengorganisasi tiap pekerjaan dengan baik. Jadi, dalam ajaran Islam, manajemen sudah diterapkan semenjak era Rasulullah saw. Pembagian tugas- tugas sudah mulai dibangun. Meski Rasulullah saw. sendiri tidak melaporkan perihal ini merupakan suatu proses manajemen, tetapi aspek- aspek manajemen secara nyata sudah dicoba, misalnya, kenapa Umar Ibnul Khaththab tidak sempat dijadikan panglima perang sebab nyatanya memanglah dia ditunjukan jadi seseorang negarawan.

Demikian pula Abu Bakar ash- Shiddiq. Dia tidak sempat berprofesi bagaikan pemimpin perang sebab memanglah ditunjukan jadi negarawan. Kenapa kala seseorang teman Nabi Abu Dzar al- Ghifari memohon jabatan kepada Rasulullah saw. sedangkan sahabatnya telah dinaikan jadi gubernur serta lain- lain( Hafiduddin& Hendri, 2003: 25), hingga Rasulullah berkata:“ Ini merupakan amanat berat serta engkau merupakan orang yang lemah”

Inilah manajer yang baik ialah manajer yang sanggup menempatkan orang pada posisi yang cocok dengan kehlian serta bidangnya tiap- tiap. Penempatan the right man in the right place ialah perihal yang sangat berarti Hafiduddin, Hendri Tanjung. 2003: 26).

Perihal ini menampilkan kalau salah satu guna manajemen merupakan menempatkan orang di posisi yang pas. Rasulullah saw. membagikan contoh pada perihal ini, gimana menempatkan orang pada tempatnya. Perihal ini misalnya bisa dilihat gimana Abu Hurairah ditempatkan oleh Rasulullah bagaikan penulis Hadis. Ataupun bisa dilihat pula gimana Rasulullah saw. menempatkan orang- orang yang kokoh buat tiap pekerjaan serta tugas.

MANAJEMEN Pembelajaran ISLAM

Penafsiran Manajemen Pembelajaran Islam

Manajemen dalam pembelajaran Islam bisa didefinisikan bagaikan proses pemanfaatan seluruh sumber energi yang dipunyai( umat Islam, lembaga pembelajaran ataupun yang yang lain) baik fitur keras ataupun lunak. Pemanfaatan tersebut lewat kerja sama dengan orang lain secara efisien, efektif serta produktif buat menggapai kebahagiaan serta kesejahteraan, baik di bunia ataupun di akhirat( Ramayulis, 2002: 261).

Sedangkan itu, Sulistyorini mengemukakan, kalau Manajemen Pembelajaran Islam merupakan sesuatu proses penyusunan ataupun pengelolaan lembaga pembelajaran Islam yang mengaitkan sumber energi manusia Muslim serta non manusia dalam menggerakkannya buat menggapai tujuan pembelajaran Islam secara efisien serta efektif( Sulistyorini. 2009: 14).

Sistem manajemen dalam pembelajaran Islam ialah proses yang koordinatif, sistematik serta integratif. Proses itu diawali dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, hingga pada pengawasan. Proses ini senantiasa didasari oleh nilai- nilai Islam. Oleh sebab itu, sistem tersebut sekalian memiliki nilai materil serta spiritual.

Substansi Manajemen Pembelajaran Islam

Perihal yang wajib disadari kalau suatu lembaga pembelajaran Islam yang baik dengan kepemimpinan yang baik, wajib di ikat pula oleh nilai- nilai yang diyakini oleh manajer Islami, nilai- nilainya merupakan nilai- nilai Islami serta handal dalam menanggulangi sistem pembelajaran Islam mulai dari tingkatan makro( pusat), meso( daerah/ wilayah), hingga tingkatan mikro ialah satuan pembelajaran sekolah Islam serta luar sekolah Islam( Sulistyorini. 2009: 33).

Dokter. Hadari Nawawi( 1981) sebagaimana dilansir Sulistyorini, mengatakan kalau substansi manajemen pembelajaran Islam yang disebutnya bagaikan manajemen operatif( management of operative function) kegiatannya meliputi; Tata usaha, perbekalan, kepegawaian, keuangan, ikatan warga( humas). Sebaliknya Sutisna( 1985) menarangkan substansi manajemen pembelajaran Islam bagaikan berikut: Program pembelajaran, Murid, Personalia, Kantor sekolah, keuangan sekolah, pelayanan bantu, ikatan warga( Sulistyorini. 2009: 35).

Fungsi Manajemen dalam Pembelajaran Islam

Para ahli manajemen pada masa saat ini mengabstraksikan proses manajemen jadi 4 proses, ialah; planning, organizing, actuating, controlling( Sulistyorini. 2009: 35).

Peranan manajemen sangat didetetapkan oleh fungsi- fungsi manajemen. Guna inilah yang memastikan sukses serta tidaknya suatu kinerja manajemen( Ramayulis, 2002: 270). Fungsi- fungsi tersebut yakni bagaikan berikut:

Perencanaan( planing); Perencanaan dari sistem manajemen dalam pembelajaran Islam merupakan ialah langkah awal yang wajib betul- betul dicermati oleh manajer serta para pengelola pembelajaran Islam. Karena, sistem perencanaan yang meliputi tujuan, target serta sasaran pembelajaran Islam wajib didasarkan pada suasana serta keadaan sumber energi yang dipunyai. Perencanaan tersebut wajib tersusun secara apik, sistematis serta rasional, supaya timbul uraian yang lumayan mendalam terhadaap perencanaan itu sendiri.

Pengorganisasian( organizing); Pengorganisasian dalam pembelajaran Islam merupakan proses penentuan struktur, kegiatan, interaksi, koordinasi, desain struktur, wewenang, tugas secara transparan, serta jelas. Pengorganisasian dalam pembelajaran Islam ialah implementasidari perencanaan yang sudah diresmikan tadinya.

Penggerakan( actuating); Dalam pembelajaran Islam, penggerakan ialah sesuatu upaya buat membagikan arahan, tutorial serta dorongan kepada segala SDM dari personil yang terdapat dalam sesuatu organisasi supaya bisa melaksanakan tugasnya dengan pemahaman yang sangat besar.

Pengawasan( controling); Dalam pembelajaran Islam pengawasan didefinisikan bagaikan proses pemantauan yang terus menerus buat menjamin terlaksanannya perencanaan secara konsekwen baik yang bertabiat materiil ataupun spirituil. Pengawasan dalam pembelajaran Islam sangat komplek, pengawasan material serta pengawasan spiritual, terdapatnya kepercayaan kalau kehidupan ini tidaklah di monitor oleh manajer ataupun atasan saja, hendak namun, langsung diawasi oleh Allah SWT.

Dari penjelasan diatas tentang manajemen, hingga bisa penulis simpulkan cocok dengan rumusan permasalahan yang sudah disebutkan diatas, bagaikan berikut:

( 1) Manajemen ialah terjemahan langsung dari kata management yang berarti pengelolaan, ketatalaksanaan, ataupun tata pimpinan,

( 2) Dalam pemikiran ajaran Islam, seluruh suatu wajib dicoba secara apik, benar, tertib, serta tertib. Disinilah Islam mengendalikan seluruh kegiatan wajib dicoba secara baik serta optimal dengan prencaanan, proses, serta pengawasan yang baik. Sehingga hendak menciptakan pekerjaan yang baik serta terencana dan bisa menggapai tujuan,

( 3) Rasulullah saw. Ialah contoh seseorang manajer yang baik, ha ini bisa dilihat gimana Rasulullah saw. menempatkan seorang pada tempat yang pas cocok dengan keahlian serta kapasitasnya,

( 4) Sistem manajemen dalam pembelajaran Islam ialah proses yang koordinatif, sistematik serta integratif. Proses itu diawali dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, hingga pada pengawasan. Proses ini senantiasa didasari oleh nilai- nilai Islam. Oleh sebab itu, sistem tersebut sekalian memiliki nilai materil serta spiritual.

Manajemen Islam Menghadapi Era Teknologi

Di era yang serba digital sekarang, pengusaha muslim harus mampu bisa mengembangkan sistem sesuai dengan teknologi yang berkembang.

Ada sistem yang bisa dipergunakan, yaitu ERP Enterprise Resource Planning. Rekomendasi Software Cloud ERP Indonesia yang bisa digunakan adalah SystemEver.

Software sistem ERP ini, sudah dipergunakan lebih dari 16.000 pengguna di dunia.

Sekian artikel mengenai Manajemen Dalam Perspektif Islam, semoga bermanfaat.

Share
About Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam

Share

Ingin Dapat Diskon Setiap Hari?

Dapatkan diskon setiap hari dan berlangganan info terbaru dari kita...

Setelah daftar, Jangan lupa cek email anda dan aktifkan

WPF

Kontak

Info dan Pemesanan Al-Qur'an Tikrar SMS / Call / Whatsapp : 085722993313 - Link Whatsapp http://bit.ly/ordertikrar

Testimoni Pelanggan

testimoni-pelanggan-playboy-medical-device
Dapat diskon setiap hari?

Dapatkan diskon setiap hari dan berlangganan info terbaru dari kita...

Semoga kita tergolong menjadi penghafal Al-Quran
Powered By WPFruits.com